Teh akar burdock sangrai (ueong-cha)
Burdock segar disikat, diiris tipis, dikeringkan menyeluruh lalu disangrai perlahan sebelum direbus menjadi teh bening tanpa gula. Dilengkapi pemeriksaan kering dan pilihan teh siap sangrai.

Bahan
4 porsi

Takaran dengan gelas dan sendok
Untuk 4 porsi. Gunakan gelas kertas kecil 180 ml, sendok makan rata (sekitar 15 ml) dan sendok teh kecil (sekitar 5 ml).
Cara mengisi gelas dan sendok
Gunakan gelas dan sendok yang sama selama memasak. Ukurannya dapat berbeda, jadi takaran ini bersifat perkiraan. Masukkan tepung tanpa memadatkannya, lalu ratakan permukaannya. Ukur sayuran setelah dipotong, tanpa ditekan. Angka dalam g/ml adalah takaran acuan resep asli. Jika memakai sebagian kemasan, pilih kemasan dengan berat yang disebutkan dan bagi isinya sama rata.
King Arthur Baking-
Bisa diganti
Jika tidak ada Akar burdock segar budidaya untuk pangan
- Gunakan sebagai pengganti
- Potongan teh burdock kering sangrai komersial polos
- Takaran bahan pengganti
- 3 sendok makan rata (15 g)Takaran acuan: 15 g
Gunakan 15 g potongan siap sangrai tanpa gula, bukan bubuk atau campuran manis. Lewati pencucian, pengirisan, pengeringan, penyangraian dan pendinginan. Mulai langkah 6 dengan 900 ml air serta maksimal 180 ml cadangan panas, rebus perlahan 15 menit. Total menjadi sekitar 25 menit, bukan 140. Patuhi petunjuk kemasan yang lebih ketat.
-
Wajib
Diperlukan untuk resep ini; gunakan takaran yang tercantum.
Centang bahan yang sudah siap. Periksa label telur, kedelai, wijen, gandum, ikan atau krustasea sesuai produk yang digunakan.
Memasak langkah demi langkah
Centang langkah yang sudah selesai untuk beralih ke langkah berikutnya. Setelah langkah terakhir, Anda akan beralih ke hidangan jadi.
Langkah yang selesai disimpan di browser ini. Pilih “Mulai dari awal” untuk menghapus kemajuan resep ini.
-
Langkah 1

Sediakan sekitar 140 menit: persiapan 15, pengeringan 90, sangrai 8, pendinginan 10, merebus dan menyaring 17. Siapkan sikat sayur, pisau, talenan stabil, timbangan, loyang beralas kertas panggang, sarung tangan oven, wajan kering, panci 1,5 liter, saringan halus dan teko tahan panas. Beli burdock budidaya pangan yang keras segar, bukan akar liar tak dikenal. Buang akar berjamur, berlendir atau busuk.
-
Langkah 2

Cuci tangan dan sikat seluruh akar di bawah air mengalir hingga lekuknya bersih. Potong ujung kering serta memar kecil. Kerik tipis bagian kulit yang keras memakai sendok; kulit tipis bersih boleh tersisa. Bilas, timbang 100 g, keringkan. Tekuk ujung jari ke dalam dan iris melintang rata 2 mm; akar tebal yang menggelinding dibelah memanjang dulu agar sisi datarnya stabil. Jangan rendam dalam cuka agar aroma akar tetap ada.
-
Langkah 3

Panaskan oven 100°C. Ratakan irisan satu lapis tanpa tumpang tindih di rak tengah sekitar 90 menit, balik dan pisahkan pada menit 30 dan 60. Mulai cek pada 60 menit karena oven berbeda. Irisan menyusut dan melengkung, bukan cepat cokelat. Dinginkan satu irisan untuk tes: harus patah renyah tanpa tengah lembap atau lentur. Jika masih menekuk, tambah pengeringan 15 menit setiap kali pada 100°C, dinginkan dan cek lagi. Turunkan suhu jika cepat cokelat, pakai sarung tangan dan awasi.
-
Langkah 4

Masukkan irisan kering ke wajan yang benar-benar kering TANPA minyak. Sangrai api KECIL 6–8 menit sambil terus diaduk hingga keemasan muda dan beraroma akar serta kacang. Kecilkan api jika warna tak rata. Pinggir hitam atau asap berarti gosong dan pahit. Matikan lalu segera pindahkan ke nampan bersih kering agar panas sisa wajan berhenti.
-
Langkah 5

Dinginkan satu lapis 10 menit. Irisan yang dingin sepenuhnya harus patah atau remuk tanpa tengah lembap liat. Jika melentur, oven kembali 100°C 15 menit, dinginkan dan tes; bila perlu saja, segarkan aroma di wajan api KECIL 1 menit.100 g segar sering menghasilkan 15–25 g kering, tetapi bervariasi: pakai seluruh hasil satu proses ini. Jangan tutup rapat saat hangat atau menganggap aman disimpan pada suhu ruang.
-
Langkah 6

Masukkan seluruh sangraian dingin dan 5 gelas air (900 ml) ke panci. Didihkan api sedang-besar lalu kecilkan hingga mendidih perlahan 15 menit dengan tutup sedikit terbuka. Gelembung kecil dalam cairan bening keemasan cukup. Jika air cepat turun, kecilkan api dan tambah hanya dari cadangan PANAS yang diukur. Jangan biarkan panci kering.
-
Langkah 7

Matikan dan tunggu 30 detik. Pasang saringan kokoh di atas teko tahan panas pada meja stabil. Dengan sarung tangan oven, tuang perlahan menjauhkan uap dari wajah dan tangan. Buang ampas basah, jangan simpan di meja untuk besok. Dinginkan sesendok sebelum mencicipi. Jika terlalu kuat, encerkan dengan sisa air panas 1 sendok makan tiap kali. Saring seluruh serpihan berkayu.
-
Langkah 8

Bagi ke empat cangkir kecil, sekitar 180–220 ml per cangkir tergantung penguapan dan pengenceran. Tunggu hangat nyaman, tidak menyengat. Rasanya ringan, sangrai dan akar, tanpa asap atau pahit tajam. Sajikan polos tanpa madu, lemon atau hiasan. Buang hasil gosong, jangan ditutupi rasa lain. Untuk teh dingin, segera dinginkan dan masukkan kulkas; jangan biarkan hangat semalaman di luar.
Hidangan jadi

Sendok makan 15 ml, sendok teh 5 ml, gelas kertas 180 ml.100 g ialah akar SEGAR, bukan teh kering. Air 900 ml ditambah maksimal 180 ml cadangan. Uji kering setelah dingin, bukan hanya waktu. Masukkan teh seduh dalam wadah dangkal tertutup ke kulkas 4°C atau kurang dalam 2 jam, atau 1 jam bila lebih dari 32°C; habiskan 2 hari. Bekukan segera sangraian yang tidak dipakai setelah benar-benar dingin dalam wadah rapat; pengeringan rumahan ini tidak membuktikan ketahanan suhu ruang.
Nikmati setiap suapan
Cara menikmatinya
Minum sedikit-sedikit saat hangat nyaman di sela camilan manis Korea. Biarkan tanpa gula dan bagi ke empat cangkir kecil.



