Minari berbumbu ala Korea
Batang dan daun minari yang harum, direbus singkat lalu dibumbui kecap asin dan wijen. Dua porsi lauk kecil.

Bahan
2 porsi

Takaran dengan gelas dan sendok
Untuk 2 porsi. Gunakan gelas kertas kecil 180 ml, sendok makan rata (sekitar 15 ml) dan sendok teh kecil (sekitar 5 ml).
Cara mengisi gelas dan sendok
Gunakan gelas dan sendok yang sama selama memasak. Ukurannya dapat berbeda, jadi takaran ini bersifat perkiraan. Masukkan tepung tanpa memadatkannya, lalu ratakan permukaannya. Ukur sayuran setelah dipotong, tanpa ditekan. Angka dalam g/ml adalah takaran acuan resep asli. Jika memakai sebagian kemasan, pilih kemasan dengan berat yang disebutkan dan bagi isinya sama rata.
King Arthur Baking-
Wajib
Diperlukan untuk resep ini; gunakan takaran yang tercantum.
-
Wajib
Diperlukan untuk resep ini; gunakan takaran yang tercantum.
-
Bisa diganti
Jika tidak ada Minyak wijen sangrai
- Gunakan sebagai pengganti
- Minyak netral
- Takaran bahan pengganti
- 1 sendok teh (5 ml)Takaran acuan: 5 ml
Jika minyak wijen sangrai tidak ada, gunakan minyak netral sebanyak ini pada tahap akhir yang sama, tanpa tambahan waktu memasak. Aroma wijennya tidak ada.
-
Opsional
Boleh dihilangkan tanpa mengubah takaran lainnya.
-
Opsional
Boleh dihilangkan tanpa mengubah takaran lainnya.
-
Wajib
Diperlukan untuk resep ini; gunakan takaran yang tercantum.
-
Wajib
Diperlukan untuk resep ini; gunakan takaran yang tercantum.
Centang bahan yang sudah siap. Periksa label telur, kedelai, wijen, gandum, ikan atau krustasea sesuai produk yang digunakan.
Memasak langkah demi langkah
Centang langkah yang sudah selesai untuk beralih ke langkah berikutnya. Setelah langkah terakhir, Anda akan beralih ke hidangan jadi.
Langkah yang selesai disimpan di browser ini. Pilih “Mulai dari awal” untuk menghapus kemajuan resep ini.
-
Langkah 1

Gunakan minari budidaya yang dijual sebagai sayur, bukan tanaman liar petikan sendiri. Buang akar, pangkal keras dan daun rusak dari ikatan 200 g. Pisahkan batang dan cuci di air mengalir hingga bersih dari pasir. Kupas dan cincang bawang putih opsional.
-
Langkah 2

Didihkan 6 gelas kecil air (1.080 ml) di panci luas. Dengan penjepit, celupkan ujung batang 30 detik dahulu, lalu daunnya juga selama 30 detik lagi. Batang harus mudah ditekuk tetapi sedikit renyah; tambah 15 detik jika keras.
-
Langkah 3

Tiriskan segera dan dinginkan dalam 3 gelas kecil air minum dingin (540 ml) selama 30 detik; ganti jika hangat. Tiriskan, peras lembut ikatan kecil tanpa menghancurkan, lalu potong 4 cm. Buang air rebusan dan pendingin, jangan untuk bumbu.
-
Langkah 4

Di mangkuk bersih campur masing-masing 1 sendok teh kecap asin dan minyak wijen, tambah bawang putih dan wijen opsional. Uraikan minari dan aduk lembut 20–30 detik. Bagi dua porsi kecil. Jika berair, tiriskan lebih baik alih-alih menambah kecap.
Hidangan jadi

Gelas kertas kecil = 180 ml; sendok makan = 15 ml dan sendok teh = 5 ml. Mengandung kedelai dan wijen; kecap asin mungkin mengandung gandum. Bawang putih dan biji wijen opsional. Dinginkan dalam 2 jam, atau 1 jam di atas 32°C; simpan pada 4°C atau kurang dan habiskan dalam 2 hari. Terbaik pada hari dibuat.
Nikmati setiap suapan
Cara menikmatinya
Sajikan segera pada suhu ruang atau dingin bersama nasi. Porsi kecil menjaga aroma herbal seimbang.



